Logo
images

Ilustrasi. Foto: pixabay

Mencuci Pakaian Kotor dengan 5 Cara Eco-Friendly

irisindonesia.com - Saat ini, teknologi telah membantu kita mencuci pakaian dengan lebih mudah. Namun, kegiatan mencuci pakaian kerap membutuhkan banyak air dan tenaga listrik. Mungkin hal ini terlihat sepele, namun jika dibiarkan akan berdampak serius pada lingkungan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Plymouth University menunjukkan bahwa sebanyak 700 ribu serat mikroskopis dilepaskan setiap kali kita mencuci pakaian. Hal tersebut rupanya dapat mengancam ekosistem yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Selain itu, larutan air detergen juga dapat merusak lingkungan. Tapi jangan khawatir karena kita masih bisa mencuci pakaian kotor dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Ini lima cara diantaranya.

1. Gunakan bahan pencuci yang ramah lingkungan

Saat ini terdapat beberapa jenis deterjen ramah lingkungan yang dapat kita temui di supermarket. Tapi bila ingin lebih ramah lingkungan lagi, kita bisa menggunakan bahan pencuci pakaian selain detergen lho. Untuk menghilangkan noda pada pakaian, kita bisa menggunakan perasan jeruk lemon dan cuka. Selain itu, kita juga bisa menggunakan biji-bijian tertentu untuk membersihkan pakaian. Untuk pakaian batik contohnya, kita bisa membersihkannya dengan menggunakan biji lerak.

2. Mencuci menggunakan tangan

Mencuci pakaian menggunakan tangan, selain lebih hemat listrik juga lebih hemat air. Bila jumlah pakaian yang akan kita cuci tidak begitu banyak, tidak ada salahnya bagi kita untuk mencuci secara manual dengan tangan. Meskipun mencuci pakaian dengan tangan memakan waktu lebih lama, namun pakaian yang kita cuci akan terlihat lebih bersih.

3. Mencuci pakaian secara sekaligus

Bila ingin mencuci pakaian dengan mesin cuci, cucilah pakaian secara sekaligus supaya lebih hemat air dan hemat listrik. Diusahakan untuk tidak mencuci pakaian dalam jumlah yang sedikit tapi sering, karena selain lebih menghamburkan air, mencuci pakaian dengan mesin cuci dalam jumlah yang minim akan mengonsumsi daya listrik lebih banyak. Selain itu, mencuci pakaian secara sekaligus juga dapat menghemat tenaga.

4. Keringkan pakaian secara manual

Meski teknologi mesin pengering pakaian sudah diciptakan, namun tak ada salahnya bagi kita untuk mengeringkan pakaian secara manual dengan tangan. Mengeringkan pakaian secara manual, yakni dengan cara diperas, dapat menjaga kondisi kain karena mengeringkan pakaian dengan mesin pengering pakaian terkadang dapat merusak kain. Setelah pakaian diperas hingga cukup kering, jemur pakaian di bawah terik sinar matahari. Hemat listrik, bukan?

5. Hindari penggunaan pemutih berbahan klorin

Pemutih pakaian yang berbahan klorin tidak dianjurkan untuk digunakan. Pemutih pakaian berbahan klorin dapat merusak warna pada pakaian. Untuk itu, lebih baik kita menggunakan pemutih pakaian yang oxygen-based. Supaya lebih aman lagi, gunakan saja lemon untuk membersihkan noda pada kain berwarna putih.

Penulis: Anggi Rizky Firdhani (greeners.co)


TAG

Dipost Oleh administrator

"Batas Harianto Sidabutar"

Tinggalkan Komentar