Logo
images

IRIS Tanaman Bunga Yang Sempurna

Irisindonesia, Bandung - Iris adalah bunga yang sempurna untuk tukang kebun dan para penanam, baik yang masih pemula maupun yang telah berpengalaman.

Bunga tangguh ini mudah untuk tumbuh di berbagai iklim, relatif toleran kekeringan serta rendah perawatan. Saat mekar, bunga iris akan tampil cantik, mulai dari warna ungu yang umum hingga berpola putih dan kuning. Iris adalah salah satu tanaman menahun yang mudah ditanam dan dikembangkan.

Mari mulailah menanam IRIS hari ini..

Menanam Iris Baru

1. Pilihlah spesies yang sesuai.

Meskipun hampir semua iris tangguh dan mudah dirawat, sebagian jenisnya lebih cocok untuk berada di kondisi tertentu. Tergantung pada iklim dan kondisi tempat Anda berencana untuk menanam iris, terdapat varietas tertentu sebagai pilihan yang lebih baik.

Di bawah ini informasi mengenai sebagian iris yang paling umum :

  • Iris Siberia : Berbeda dengan namanya, jenis ini berasal dari Eropa Tengah dan Timur dan Turki. Inilah salah satu iris yang paling mudah beradaptasi, sangat mudah untuk tumbuh dan dipelihara. Jenis ini tumbuh dengan baik terutama di daerah beriklim sedang;
  • Iris Louisiana : Berasal dari tenggara Amerika Serikat yang panas dan lembab. Jenis ini dapat tumbuh dengan baik di berbagai kondisi, namun tidak akan mekar dengan baik jika mendapatkan kurang dari satu inci air atau tumbuh selama bulan-bulan musim panas;
  • Iris Beardless : Berasal dari Eropa Tengah dan Selatan. Tumbuh dengan baik jika menerima setidaknya setengah hari matahari penuh. Bahkan dapat bertahan di terik matahari meskipun tidak selalu.

2. Tanamlah di akhir musim panas.

Kebanyakan iris paling baik ditanam pada akhir musim panas (paling lambat awal musim gugur). Ini akan memberikan iris kesempatan untuk membangun akar saat sinar matahari cukup sebagai bahan bakar pertumbuhannya sehingga dapat bertahan di musim dingin. Untuk kebanyakan varietas Iris, Juli dan Agustus adalah bulan-bulan terbaik untuk ditanam.

(Namun, perlu diketahui bahwa di daerah dengan musim panas panjang dan musim dingin ringan, Anda dapat menanam iris hingga akhir September atau bahkan Oktober, dalam hal ini, biasanya sinar matahari masih cukup tersedia untuk membantu tanaman menumbuhkan akar sebelum musim dingin.)

3. Pilihlah tempat yang terpapar banyak sinar matahari.

Kebanyakan iris dapat berkembang jika terpapar banyak sinar matahari. Anda tidak harus menanam iris selalu di bawah sinar matahari (meskipun iris masih bisa tumbuh dengan baik dalam situasi ini), namun bunga ini biasanya lebih dapat bertahan di bawah sinar matahari daripada bunga berukuran sama. Anda dapat menanam iris dalam petak bunga yang menerima bayangan pohon di akhir hari atau di samping rumah yang terkena sinar matahari di sore hari untuk sinar yang cukup.

4. Lahan tanah yang mengandung sedikit asam dengan drainase yang baik.

Iris lebih memilih tanah netral sampai sedikit asam pH sekitar 6,8-7,0 adalah yang paling baik. Selain itu, iris membutuhkan tanah dengan aerasi dan drainase yang baik. Hal ini penting untuk mencegah akar membusuk, karena iris rentan jika disiram berlebihan.

  • Untuk tanah yang liat dan berat namun memiliki drainase yang buruk, tambahkan humus atau bahan organik untuk meningkatkan permeabilitas tanah.
  • Menanam di lereng atau di petak bunga yang ditinggikan dapat menyelesaikan masalah drainase, dalam hal ini, air akan mengalir secara alami dari iris.

5. Tanamlah rimpang sehingga bagian atasnya terpapar.

Salah satu kesalahan umum penanam awam saat menanam iris adalah menanamnya terlalu dalam. Tidak seperti kebanyakan tanaman, iris tumbuh paling baik saat rimpangnya, struktur seperti akar berwarna coklat berada di dasar dan menyerupai kentang, sedikit terkena udara. Akar tanaman harus diatur sedemikian rupa sehingga iris tumbuh menyebar ke bawah di bawah rimpang.

(Perhatikan bahwa dalam iklim yang sangat panas, menutupi rimpang dengan lapisan tipis tanah (tidak lebih dari satu inci) dapat membantu melindunginya dari kekeringan.)

6. Tanamlah rimpang sehingga dapat ditempatkan terpisah.

Iris cenderung tumbuh bersama-sama ketika ditanam di dekat satu sama lain. Jika hal ini terjadi, tanaman dapat berebut tanah, air dan nutrisi yang sama, sehingga menghambat pertumbuhan satu sama lain. Untuk mencegah hal ini, tanamlah rimpang iris dengan jarak setidaknya satu hingga dua kaki.

(Bahkan dengan tindakan pencegahan ini, iris masih dapat tumbuh bersama-sama setelah beberapa tahun. Jika hal ini terjadi, jangan khawatir, Anda dapat memperbaikinya dengan menggali beberapa rimpang dan menanam kembali di jarak yang lebih jauh dari bunga.)

7. Jika kondisi pertumbuhan tidak menguntungkan, tanamlah iris di pot.

Tergantung pada tempat Anda tinggal dan waktu tahun itu, kondisi di luar ruangan mungkin tidak cocok untuk menumbuhkan tanaman baru. Daripada menanam iris di tanah luar namun tidak mungkin untuk tumbuh dengan baik, Anda sebaiknya menanamnya di dalam pot.

Hal ini memungkinkan Anda untuk berhati-hati mengontrol jumlah waktu tanaman terpapar cuaca luar sampai berkembang lalu dapat dipindahkan ke kebun. Untuk kondisi sangat buruk seperti lapisan es yang tebal misalnya, Anda dapat tetap menyimpan tanaman dalam ruangan.

  • Bagi kebanyakan iris, pot berukuran 12 inci sangat cocok untuk digunakan. Iris berukuran kecil dapat tumbuh dengan baik di pot berukuran 6 sampai 8 inci.
  • Terlepas dari ukuran pot yang digunakan, pastikan pot tersebut memiliki drainase yang baik, punya sedikitnya satu lubang besar di bagian bawah (atau beberapa lubah yang lebih kecil) untuk mengalirkan air keluar.

Merawat Pertumbuhan Iris

1. Seringlah menyiram setelah iris ditanam.

Setelah menanam iris, sirami secara menyeluruh. Jika kondisi kering, sirami setiap 7 sampai 10 hari atau sesuai kebutuhan di pagi atau sore hari. Dengan asumsi Anda menanam iris di akhir musim panas atau awal musim gugur, Anda dapat berhenti menyiram tanaman setelah cuaca dingin dan mulai hujan.

(Satu kesalahan umum yang biasanya terjadi adalah menyiram secara berlebihan. Jika rimpang atau akar terus dalam keadaan lembab tanpa diberi kesempatan untuk mengering, akar akan membusuk. Kondisi jamur ini dapat berpotensi fatal bagi iris dan mudah menyebar ke tanaman di dekatnya, sehingga mencegahnya jauh lebih baik.)

2. Hentikan penyiraman sebagai tanaman terbentuk.

Seiring berjalannya waktu, tanaman membutuhkan lebih sedikit air. Setelah cuaca masuk di musim gugur, Anda dapat menghentikan penyiraman sampai musim tanam musim panas mendatang. Secara umum, iris membutuhkan lebih sedikit air di setiap musim panas berikutnya, yakni iklim musim panas yang ringan.

(Pengecualian berlaku untuk daerah dengan musim panas yang sangat panas dan kering. Dalam kasus ini, beberapa penyiraman diperlukan untuk setiap musim panas agar iris tidak mengering. Meskipun iris cukup bertahan, namun tidak dapat bertahan hidup dalam kondisi ekstrem tanpa bantuan.)

3. Pastikan rimpang terbuka dan akar beraerasi dengan baik.

Saat iris tumbuh, Anda harus memeriksa secara berkala untuk memastikan bahwa rimpang tidak ditutupi dengan kotoran, bahan organik, atau sampah lainnya. Jika ada, sikatlah dengan lembut tanpa memindahkan tanaman atau mengganggu akarnya. Selain itu, pastikan bahwa tanah masih memiliki aerasi dan drainase yang baik, jika tidak, tambahkan humus atau bahan organik yang diperlukan.

4. Pangkaslah daun dan tangkai bunga kecokelatan atau sekarat.

Tidak seperti tanaman kebun dengan perawatan tinggi, daun iris tidak memerlukan pemotongan atau pemangkasan untuk bisa tumbuh dengan baik. Bahkan, membiarkan daunnya setelah musim tanam memungkinkan iris untuk mendapatkan lebih banyak nutrisi dari fotosintesis untuk pertumbuhan di tahun depan. Secara umum, pemangkasan hanya perlu untuk menghilangkan jaringan dedaunan kecokelatan dan mati yang telah gugur, selain dari itu tidak akan memberikan manfaat bagi tanaman.

(Perhatikan bahwa sebelum musim dingin, Anda mungkin juga harus memotong tangkai bunga ke dasarnya. Jika bunga mati selama musim dingin dan jatuh ke dasar tanaman, busuk dapat menyebar ke rimpang karena meluruh.)

Merawat Iris Sepanjang Tahun

1. Lindungi tanaman untuk persiapan musim dingin.

Saat akar tanaman tumbuh sepanjang akhir musim panas dan awal musim gugur, Anda mungkin berpikir untuk melindungi iris setelah cuaca menjadi dingin, terutama jika Anda tinggal di daerah dengan musim dingin yang sangat dingin. Hujan salju alami dapat mencegah tanah retak dan naik-turun yang dapat terjadi selama cuaca sangat dingin dan membunuh rimpang.

  • Jika daerah Anda tidak selalu mendapatkan hujan salju, Anda dapat menyebarkan mulsa longgar (seperti dahan evergreen) di tanah untuk melindungi tanah. Jangan menambahkan lapisan tebal mulsa, lapisan ini dapat menjebak kelembaban di tanah dan menyebabkan busuk.
  • Buanglah iris yang terkena pembekuan berat, jika dibiarkan membusuk, tanaman ini dapat menjadi sarang penggerek bertelur.

2. Siangi dan lindungi bunga terhadap hama di musim semi.

Saat cuaca mulai hangat, Anda dapat membiarkan salju mencair secara alami dan/atau membuang mulsa pelindung yang digunakan di musim dingin. Saat tanaman baru mulai tumbuh ke atas, perhatikan setiap gulma di dekat iris dan cabutlah keluar sedini mungkin. Gunakan herbisida atau pembunuh gulma yang ramah lingkungan untuk mencegah rumput dan gulma di dasar iris.

(Selain itu, Anda harus waspada terhadap hama yang merambah, terutama siput. Ada banyak sekali cara untuk mengumpan siput, mlai dari produk komersial hingga solusi rumah. Salah satu cara yang sangat mudah untuk melakukan hal ini adalah membuat perangkap bir, Isilah botol setengah terbuka dengan bir dan kubur di dalam tanah sampai ke tepi tabung. Siput yang tertarik pada bir akan jatuh dan tenggelam.)

3. Pantau pertumbuhan dan berikan nutrisi di musim semi.

Iris bisa mendapatkan keuntungan dari penggunaan pupuk ringan sesekali mulai d musim tanam setelah Anda menanamnya. Jangan gunakan pupuk yang tinggi nitrogen, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan (yang akhirnya akan membusuk). Sirami setelah memupuk untuk mencegah pupuk dari "membakar". Di bawah ini adalah pilihan pupuk yang bisa digunakan untuk iris :

  1. Pupuk umum "5-10-10";
  2. Pupuk umum "5-10-5";
  3. Bone meal;
  4. Superfosfat.

4. Ulangi siklus yang diperlukan!

Saat iris tumbuh lebih matang, jumlah waktu yang Anda perlukan untuk merawatnya akan menurun drastis. Namun, bahkan ketika tanaman telah berdiri selama bertahun-tahun, Anda harus selalu memeriksanya setiap beberapa minggu untuk memastikan iris tidak bermasalah.

Selama tanaman menerima sinar matahari yang baik selama musim tanam, sesekali air hujan, dan nutrisi dari tanah, iris seharusnya baik-baik saja. Iris adalah tanaman menahun, sehingga secara bertahap akan menyebar dari akar selama musim tanam bertahun-tahun.

(Setiap tiga sampai lima tahun, Anda dapat membagi iris yang ada di petak bunga padat dan menanamnya kembali agar menghindari persaingan air dan tanah.)

Demikian artikel tentang bunga IRIS, semoga bermanfaat dan memberikan banyak pengetahuan bagi para pembaca seputar tanaman hias.

 

Sumber : www.wikihome.com

Video : GGASCHE

Editor : Side B

 


TAG

Dipost Oleh administrator

"Batas Harianto Sidabutar"

Tinggalkan Komentar