Logo
images

DESA WISATA, UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

irisindonesia.com - Selama ini masyarakat kita masi h beranggapan bahwa di kota lebih menjanjikan kehidupan yang lebih baik, karena lebih banyak terdapat lahan-lahan usaha sehingga mata pencaharian pun juga banyak. Itulah anggapan masyarakat kita mengenai kota. Oleh karena itu tidak heran jika angka urbanisasi (perpindahan individu dari desa ke kota ) cukup tinggi di Indonesia.

Akibat yang terjadi adalah kota menjadi padat dan pe nuh sesak oleh orang-orang yang ingin mengadu nasib. Tingginya angka urbanisasi bisa meni ngkat disebabkan kurang tersedianya lapangan kerja di desa sehingga mendorong orang-orang desa pindah ke kota. Untuk itu diperlukan suatu usaha-usaha untuk mengurangi tingginya angka urbanisasi. Salah satunya adalah memberdayakan masyarakat desa melalui penciptaan lapangan kerja baru dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada. Potensi ini bisa berupa potensi alam, budaya, maupun karakteristik masyarakatnya.

Pariwisata sebagai penggerak sektor ekonomi dapat menjadi solusi bagi pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi. Sektor pariwisata tidak hanya menyentuh kelompok- kelompok ekonomi tertentu tetapi dapat menjangkau kalangan bawah. Masyarakat di sekitar obyek-obyek wisata dapat mendirikan berbagai kegiatan ekonomi misalnya tempat penginapan, layanan jasa (transportasi, informasi), warung dan lain-lain.

Kegiatan-kegiatan ini dapat menambah pendapatan masyarakat dan menekannya tingkat pengangguran. Pengembangan kepariwisataan dapat membawa banyak manfaat dan keuntungan. Pembangunan kepariwisataan diarahkan pada peningkatan pariwisata menjadi sektor andalan yang mampu menyaingi kegiatan ekonomi lainnya, termasuk kegiatan sektor lain yang terkait. Upaya pengembangan dan pendayagunaan berbagai potensi kepariwistaan nasional untuk meningkatkan lapangan kerja, pendapatan masyarakat, pendapatan daerah dan pendapatan negara serta penerimaan devisa.

Mengingat luasnya kegiatan yang harus dilakukan untuk mengembangkan kepariwisataan, maka perlu dukungan dan peran serta yang aktif dari masyarakat. Pengembangan desa wisata ini harus memperhatikan kemampuan dan tingkat penerimaan masyarakat setempat yang akan dikembangkan menjadi desa wisata tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui karakter dan kemampuan masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan desa wisata, menentukan jenis dan tingkat pemberdayaan masyarakat secara tepat.

Untuk mengetahui penerimaan masyarakat terhadap kegiatan pengembangan desa wisata :

  1. Tidak bertentangan dengan adat istiadat budaya ma syarakat setempat;
  2. Pengembangan fisik yang diajukan untuk meni ngkatkan kualitas lingkungan desa;
  3. Memperhatikan unsur kelokalan dan keaslian;
  4. Memberdayakan masyarakat desa;
  5. Memperhatikan daya dukung dan daya tampung serta berwawasan lingkungan.

Tentunya perkembangan industri pariwisata yang dalam hal ini adalah desa wisata mempunyai dampak bagi ekonomi suatu wilayah, antara lain pemerataan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta peningkatan pendapatan daerah. Usaha-usaha seperti yang di sebutkan di atas dilakukan agar masyarakat desa menjadi lebih mandiri dalam memajukan daerahnya.

Salah satu sektor yang bisa dimanfaatkan oleh masyarkat desa adalah pariwisata, yang di kemudian hari berkembang menjadi wisata minat khusus, yakni desa wisata. Melalui pengembangan desa wisata ini di harapkan bisa menjadi upaya untuk memberdayakan masyarakat setempat untuk lebih maju dan mandiri.

 

Sumber Foto : Idhien (Saribhakti Bumi Lestari)


TAG

Dipost Oleh administrator

"Batas Harianto Sidabutar"

Tinggalkan Komentar