Logo
images

Buku Krisis Pangan dan Sesat Pikir: Mengapa Masih Terjadi

irisindonesia.com - Buku ini membahas tentang sesat pikir yang dialami pemerintah dan petani pada khususnya mengenai pemberantasan hama menggunakan pestisida. Banyak petani yang rela hutang dan kehilangan banyak harta hanya untuk membeli pestisida untuk menumpas hama, khususnya para petani padi sawah. Padahal petani disini dianggap hanya konstruksi dari program revolusi hijau di era orde baru.

Baca Juga : Selamatkan Pertanian Indonesia Dari Kerusakan Tanah Dan Hasil Panen Yang Buruk Akibat Penggunaan Pupuk Kimia Berlebihan

Keahlian dan insting tradisional petani dinegasikan sehingga harus menuruti sistem pertanian modern pada masa itu. Pada waktu itu petani-petani diposisikan sebagai objek kebijakan program revolusi hijau, bukan menjadi subjek. Padahal petani memiliki pengetahuannya sendiri berdasarkan tradisinya namun petani didorong untuk melakukan sistem pertanian modern. Buku ini ditulis secara holistik dan menyeluruh dari berbagai disiplin ilmu.

Terdapat enam penulis yaitu C. (Kees) J. Stigter , James J. Fox, Y. Andi Trisyono, Yunita T. Winarto, Djokowoerjo Sastradipradja, dan Anny Sulaswatty. Buku Krisis Pangan dan "Sesat Pikir": Mengapa Masih Berlanjut? merupakan hasil pergumulan penulisnya-ilmuwan lintas disiplin-dalam rentang waktu perjalanan akademiknya.

Mereka mengamati, meneliti, dan menganalisis berbagai masalah terkait dengan kerentanan ekosistem sawah, ketidaktangguhan produksi pangan, dan kerancuan berpikir petani dan pelbagai pihak terkait. Inilah hasil pemikiran penulisnya, sekaligus kegalauan mereka atas realitas empiris yang terjadi secara berulang.

Baca Juga : EvaGROW, Generasi Pupuk Organik Yang Dapat Diaplikasikan Pada Semua Jenis Tanaman

Ledakan hama dan penyakit, menurunnya produksi padi, atau tidak tercapainya target produksi yang diharapkan, "kesesatan berpikir" dalam menggunakan asupan kimiawi, serta ketidaksiapan menghadapi konsekuensi perubahan iklim memotivasi penerbitan buku ini.

Semoga buah pemikiran penulisnya menggugah berbagai pihak untuk tidak lagi menunda langkah kebijakan yang diperlukan sesuai dengan alternatif solusi yang diajukan.. Jayalah Pertanian Indonesia!


TAG

Dipost Oleh administrator

"BATAS HARIANTO SIDABUTAR"

Tinggalkan Komentar